9 Hacker Wanita Cantik dan Seksi Paling Berbahaya di Dunia
Berkembangnya teknologi yang semakin
pesat akan selalu membuat anda bertanya-tanya “kok bisa?” Manusia yang
selalu tidak merasa puas dan selalu ingin tahu adalah jawaban dari
pertanyaan tersebut. Selain itu, untuk mendukung teknologi yang semakin
berkembang diperlukan juga keamanan untuk melindunginya dari
tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab seperti cracker.
Cracker sendiri adalah sebuatan bagi
para hacker yang mempunyai keinginan jahat. Tidak semua hacker yang
menggunakan kemampuannya untuk dirinya sendiri. Ada juga sebagian dari
mereka yang sudah berkontribusi untuk memperkuat keamanan dalam suatu
teknologi.
Pada umumnya, hacker digeluti oleh para
pria. Namun di dunia yang luas ini, ada beberapa wanita cantik dan seksi
yang juga berprofesi sebagai hacker. Bahkan diataranya ditakuti oleh
para hacker pria karena kemampuannya yang mumpuni. Berikut 9 hacker
wanita cantik dan seksi yang paling berbahaya di dunia.
Kristina Vladimirovna Svenchinskaya
Hacker wanita ini lebih dikenal dengan
nama Kristina Svenchinskaya. Wanita cantik nan seksi ini berasal dari
Rusia. Kristina tergolong seorang cracker yang berhasil membobol banyak
bank di AS dan Inggris yang sudah membawa uang jutaan dolar. Dalam
aksinya, Kristina menggunakan virus bernama Zeus Trojan Horse untuk
menyerang ribuan akun bank dan mentransfernya di lima akun bank berbeda
yang ada di Amerika dan Wachovia. Total kerugian bank-bank yang diserang
oleh Kristina ini mencapai US$ 3 juta.
Dengan wajah yang cantik dan seksi tidak
akan menyangka jika Kristina adalah seorang cracker kelas kakap.
Kristina berhasil ditangkap pada tanggal 2 November 2010 dengn hukuman
40 tahun penjara.
Adeanna Cooke
Sebenarnya wanita ini tidak terlalu
terkenal daripada hacker wanita lainnya. Namun karena dia adalah seorang
model majalah Playboy, maka diapun berhasil mendongkrak popularitas
sebagai seorang hacker. Adeanna melakukan peretasan pada website-website
yang telah menggunakan gambarnya yang tanpa busana secara gratis. Tanpa
menghubungi pihak yang berwajib, Adenna berhasil melumpuhkan
website-website tersebut.
Anna Chapman
Anna Chapman, wanita berdarah Rusia yang
lahir pada 23 Februari 1982 ini dituduh melakukan pembobolan pada
ratusan software dan menjualnya kembali. Anna ditangkap pada tanggal 27
Juni 2010 saat dirinya tinggal di New York. Meski sudah melakukan
pembelaan, Anna tetap dituduh bersalah dan dia juga dituduh sebagai
mata-mata Rusia. Pada tanggal 8 Juli 2010, akhirnya Anna dideportasi ke
Rusia dan kehilangan hak kewarganegaraannya di Amerika.
Raven Adler
Wanita yang termasuk orang jenius. Pada
usia 14 tahun, Raven Adler telah lulus dari SMA dan berhasil
menyelesaikan kuliahnya di usia 18 tahun. Dia juga adalah wanita pertama
yang berhasil memberikan presentasi di Defcon Hacker’s Conference.
Sebagai seorang hacker, dia akan meretas suatu keamanan di jaringan
perusahaan, namun kelakuannya ini tidak dia lakukan untuk kejahatan.
Setelah meretas, dia akan menganalisa keamanan tersebut dan memberikan
solusinya pada perusahaan tersebut. Beruntunglah bagi perusahaan yang
telah diretas oleh Adler.
Xiao Tian
Terkenalnya Xiao Tian setelah dia
mendirikan kelompok hacker bagi perempuan di China, China Girl Security
Team. Xiao Tian mengaku bahwa kelompok hacker wanita perlu didirikan di
China karena para wanita juga perlu wadah yang seperti ini. Para hacker
pria di China menganggap hacker wanita tidak memiliki skill yang cukup
di bidangnya. Namun berkat bimbingan Xiao Tian, kelompok yang dia
dirikan mampu memiliki reputasi tinggi dan merupakan kelompok hacker
wanita terbesar di China.
Ying Cracker
Wanita asal China ini bisa dibilang
hacker paling cantik yang pernah terekspos. Ying Cracker tak hanya
berprofesi sebagai hacker, namun dia juga adalah seorang pengajar di
Shanghai, China. Pelajaran yang diajarinya yaitu tentang bagaimana
menjadi seorang hacker dan membeberkan tips dan trik untuk menggeluti
profesi tersebut.
Penghasilan gadis cantik yang satu ini
yaitu dengan menjual tutorial atau langkah-langkah untuk mengcrack,
mengajar cracking dan menarik biaya atas jasa pembongkaran software.
Sebenarnya, tindakan seperti ini sudah tergolong sebagai cracker karena
telah meretas keamanan suatu software sehingga bisa digunakan secara
gratis.
Parisa Tabriz
Security Princess, sebutan tersebut
adalah milik Parisa Tabriz. Wanita keturunan Iran-Amerika ini merupakan
pakar sistem keamanan yang bekerja sebagai Chrome Security Manager di
Google. Tugas Parisa yaitu melindungi berbagai software buatan Google
dari serangan cracker dan melindungi seluruh penggunanya.
Sebagai seorang hacker, Parisa juga
bertugas untuk meretas sistem google sendiri, khususnya Google Chrome.
Dengan meretas sendiri dan menemukan kelemahan sistemnya terlebih
dahulu, dia langsung bisa memperbaikinya sebelum ditemukan oleh cracker.
Uniknya lagi, wanita yang satu ini baru menyentuk komputer saat kuliah
di jurusan teknik komputer.
Joanna Rutkowska
Hacker wanita asal Polandia ini
merupakan spesialis sekuritas. Ia menjadi terkenal setelah berhasil
mengungkapkan cara membobol Windows Vista. Banyak penemuan Joanna di
bidang jaringan seperti teknik Blue Pill. Teknik tersebut merupakan cara
untuk memindahkan sistem operasi hardware virtual pada hardware virtual
lainnya.
Saat ini Joanna merupakan hacker kelas
atas dan berhasil mendirikan startup yang bertujuan untuk memberikan
jasa layanan sekuritas kepada pengguna PC dengan nama Invisible Things
Lab di Warsawa, Polandia.
Susan Lynn Headley
Susan Lyn, Headley, wanita ini merupakan
hacker wanita paling legendaris dan dijuluki Susan Thunder. Susan
menjadi peretas antara tahun 1970-1980an. Tidak banyak informasi
mengenai hacker wanita yang satu ini. Namun yang diketahui dia menjadi
hacker setelah bertemu dengan Kevin Mitnick (Hacker paling terkenal di
dunia).
Bersama dengan Lewis de Payne, Susan
berhasil mengacaukan sistem jaringan di California, Amerika Serikat.
Setelah bosan menjadi hacker, susan akhirnya pindah ke Las Vegas dan
sukses menjadi pemain poker profesional.